Rabu, 22 Juni 2016

ini tentang waktu

Pagi hari kita terbangun..
Membuka mata, melihat dan merasakan suasana hari ini
Kita dapat melakukan hal2 skrg, Tapi kita tidak akan tau esok bisakah seperti ini lagi?
teman2..yuk kita kembalikan diri kita ke Allah, kita dekat dengan-Nya. Berubahlah menjadi lebih baik,setiap saat harus lebih baik dan lebih taat karena kita tak pernah tau kapan kematian akan menjemput kita. Jangan tunggu besok,nanti atau kapan kapan untuk ibadah karena bisa jadi hari ini adalah hari terakhir kita. Mari kita perbaiki diri dari sekarang. Jangan menunggu waktu yang tepat untuk berubah,karena kematian tidak akan menunggu kamu untuk berubah.
Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani).
untuk itu janganlah kita menunda2, manfaatkan waktu kita yang sangat sedikit ini. “Ingatlah kematian dalam shalatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam shalatnya, maka ia akan memperbagus shalatnya. Shalatlah seperti shalat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan shalat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya).” (HR. Ad Dailami dalam musnad Al Firdaus. Hadits ini hasan sebagaimana kata Syaikh Al Albani).
Sekian, syukron😊
#GoresanPena #InspirasiDakwah

bahagia

Bismillahirrohmanirrohim..
Kali ini ku tuliskan sebuah tulisan mengenai "kebahagiaan"
suatu ketika, ku dapati suasana yang ramai, ku bertemu dengan anak anak kecil yang penuh canda&tawa mereka dengan tulus se tulus tulusnyaa..
begitu bahagianya hati ini melihat mereka yang seperti itu, tersenyum bahkan air matapun menetes. Ya Allah, disaat mereka umur seperti sekrang mereka bahagia sekali, hatiku pun teriris , sedih.. Apabila kebahagiaan yang mereka rasakan sekrang akan di renggut, entah dari mana asalnya itu.. aku sangat ingin melihat mereka terus seperti ini, dan harapanku pun, jangan sampai mereka merasakan apa yang kurasakan sekarang ini ..

Perjalanan hidup memang tak ada habisnya , mulai dari hal yang tersakit sampai hal yang terbahagia, atau mungkin sebaliknyaa.. seiring berjalannya waktu, anak2 yang ku jumpai sekarang pasti akan terus tumbuh menjadi dewasa.. mereka akan merasakan pahit, manis, suka ,dukanya hidup...
hal-hal inilah yang ku rindukan bahkan ku berpikir "begitu bahagianya mereka yang tidak menanggung beban sedikitpun"

Pahit manisnya kehidupan..
Tinggi rendahnya gelombang hidup..
dalam atau tidaknya jurang kehidupan..
Ku terus menerima dan menikmati itu semua, karna ku yakin Apa yang diberikan Allah kepadaku itu adalah pilihan yang terbaik untukku, apapun itu ku petik dn ku ambil sebuah hikmah dari semuanyaa 😊
sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan..

Sabtu, 26 Maret 2016

way of life

Way. ap Of Life
Today! Ketika aku merenungkan sebuah perjalanan hidupku dari kecil sampai aku dewasa kini.
Ketika aku dikandungan ibu, aku tak pernah tau tak pernah dengar apa yang selalu dikatakan ibuku. Mungkin saja saat itu aku tau, mungkin saja saat itu aku dengar dan mengerti, tapi hanya sesaat itu juga.
Nah ketika aku lahir, saat itu juga orang tuaku menyambutku dengan senyum bahagia.. semakin berlarutnya waktu semakin bergantinya hari,bulan,bahkan tahun. aku semakin besar, aku di ajarkan untuk berjalan, aku diajarkan untuk berbicara yang baik, semuanya aku di ajarkan, semuanya aku di bimbing dengan penuh kasih sayangnya terhadapku, aku menangis mereka menghiburku, aku sakit mereka merawatku , aku terluka mereka mengobatiku.. sampai akhirnya aku besar seperti ini..
Mereka menyekolahkanku dr tk-sekarang ,aku masih duduk dibangku smk.. Perjuangan mereka yang bertahun2 untuk menyekolahkanku sangatlah besar sangatlah banyak. sampai aku bingung bagaimana cara membalas jasa mereka? Semakin aku tumbuh besar, Mereka semakin tua, sementara aku? aku belum bisa membalas jasa mereka:( ..bagi mereka cukup dengan melihat aku sukses saja mereka sudah bahagia. bagaimana aku yang merasakan pengorbanan mereka? Sungguh teriris hati ini bila merenungkan pengorbanan mereka.
... untuk saudaraku...
Ingatlah, ketika kita berkata kasar terhadap mereka, mereka memaafkan..
ketika kita membentak mereka, mereka bersabar
ketika kita ingin sesuatu, mereka mengusahakan agar sesuatu itu terpenuhi.
Bagiku mereka adalah sosok pahlawan!!
mereka hebat, belum tentu suatu saat nanti kita bisa seperti mereka..
Untuk itu , hormati orangtua mu , jangan sekalinya kita membantah apa yang mereka katakan..

Ceritaku


Dulu aku sempat berfikir, mana mungkin sih aku bisa seperti mereka? sedangkan mereka saja yang sudah pintar masih belum bisa, bagaimana aku yang masih dibawah mereka? tetapi seiring berjalannya waktu, semakinku berfikir "Semua orang juga berawal dari ketidakbisaan, karena mereka belajar, makanya mereka jadi bisa" Nah dari sini ku mulai merubah mindset, mencoba menghilangkan semua pikiran yang negatif, alhasil perlahanku mampu, tapi di tengah perjalanan tantanganpun datang, aku di uji dengan kemalasan, aku di uji dengan kebosanan. Sempat menyerah saat itu,kemudian hatiku pun berkata  "Hanya dengan kemalasan, hanya dengan kebosanan kamu menyerah? ah payah , hanya segini perjuanganmu?" sempat saat itu pikiran bertolak belakang dengan hati, ku ambil air wudhu, ku sholat, aku meminta petunjuk kepada-Nya. Ku renungkan semuanya, ku coba lagi bangkit ku coba lagi berjuang! sempat juga aku gagal, tapi dari kegagalan itu aku belajar, dimana letak kesalahanku.. Ku temukan lalu ku perbaiki. Sesuatu yang sangat berharga bagi aku adalah "belajar dari kegagalan" karena kalau kita belum merasakan pahitnya kegagalan, kita tidak akan pernah merasakan bagaimana perjuangan yang sungguh sungguh itu.. Jangan Menyerah Sebelum Mencoba dan Jangan Takut akan kegagalan. kalau belum mencoba saja sudah menyerah? Kapan kita Bisanya ? Kapan kita Berani menghadapi kegagalan? 
Yuk teman2 luruskan niat kita, rubah pola pikir kita, Hilangkan semua pikiran negatif kita. Fokus&Optimis..
"Hilangkan sifat malas, Bangkitkan semangatmu! percaya kepada dirimu sendiri.."

Kamis, 22 Oktober 2015

bergeraklah!



Setiap kaki yang kau langkahkan akan menuntunmu ke sesuatu yang akan
kau tuju.() bergerak dn majulah teguhkan semangatmu! :).
Ibaratkan kita ingin sukses, pastinya kita mengejar, mengusahakan apa yang kita inginkan, teguhkan semangatmu anggaplah yang di depanmu itu adalah pintu kesuksesan.
pengalamanku , dulu ketika masih duduk di kelas 1 smp saya berpikir " kapan saya bisa seperti mereka? mengapa mereka bisa saya tidak?" kalimat ini selalu terfikir
dan terbayangkan oleh saya, jadi seiring berjalannya waktu hari demi hari waktu demi waktu saya coba untuk mengkaji semua pertanyaan-pertanyaan semua masalah yang menjadi hambatan dari semua itu, ternyata saya menemukan suatu jawabannya , kalau kita ingin maju ingin sukses ingin berprestasi maka kunci nya adalah niat dengan hati yang tulus, kemauan yang sangat besar dan usaha yang semaksimal mungkin. Insya Allah suatu proses tidak akan mengkhianati hasilnya. Jangan pernah menyerah sebelum kamu mencoba.

semoga bermanfaat untuk yang membaca:)